Kondisi ekonomi indonesia selalu bergerak fluktuatif, angka pendapatan masyarakat indonesia pada umumnya sangat berbeda-beda.
Untuk memudahkan pengelompokan pada umumnya kondisi ekonomi masyarakat indonesia dikelompokan menjadi 3 kelompok, yaittu kelas bawah, menengah dan atas.
Kelas Bawah
kondisi dimana masyarakat pada umumnya memiliki pendapatan dibawah UMR, dengan kondisi kehidupan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, pakaian dan tempat tinggal masih sering kesulitan.
bahkan banyak kelompok bawah ini tidak memiliki penghasilan tetap, kadang penghasilan tidak menentu serta beban hidup untuk makan,pakaian dan tempat tinggal dibawah standar kelayakan.
penentuan kelompok masyarakat kelas bawah ini biasanya ditentukan oleh desil 1,2 dst, dan merupakan kelas masyarakat yang kini banyak dihuni penduduk indonesia.
Kelas Menengah
kelompok kelas ini umumnya memiliki pendapatan tetap, memiliki gaya hidup lebih baik dari kelas bawah dan memiliki rumah serta kehidupan yang layak akan tetapi sulit untuk mendapatkan barang mewah misalnya seperti memiliki mobil ferrary maupun rumah mewah dengan fasilitas mewah.
kelompok kelas menengah ini jumlahnya dinyatakan semakin menurun oleh BPS karena banyak hal, seperti biaya hidup semakin mahal, inflasi dan banyak faktor lainnya.
Kelas menengah memiliki peran penting untuk menyokong perekonomian negara serta sebagai penyeimbang akan kelompok bawah dan atas.
Kelompok Atas
hirarki kelompok masyarakat kelas atas ini seperti diuncak piramida, jumlahnya sedikit diindonesia akan tetapi memiliki peran sangat strategis.
pada umumnya kelompok kelas atas ini memiliki penghasilan ratusa milyar, memiliki bisnis besar, elit politik, penguasa, kepala daerah maupun pejabat setingkat mentri.
banyak fasilitas yang dimiliki dan dinikmati oleh kelompok kelas ini, dan pada umumnya kelompok ini menjadi peta arah akan kondisi perekonomian nasional.
Punahnya Kelas Menengah
dengan banyaknya dinamika perekonomian dunia, nasional hingga lokal memberikan banyak dampak kemasyarakat, dan memberikan warna bertambah maupun hilangnya keleompok tertentu.
Pendemi, Gejolak politik, Musibah dan perubahan yag begitu cepat serta kebijakan pemerintah ikut andil dalam gugur maupun tumbuhnya suatu kelompok.
banyak sumber menyebutkan dengan kondisi saat ini dengan periode 10-20 tahun yang lalu kelompok menengah nyaris tidak ada hanya ada Kaya dan Miskin.
Biaya hidup yang semakin mahal, ketidak stabilan politik dan ekonomi, serta banyak phk dunia kerja maupun pendapatan yang tidak menentu dan pengeluaran hidup yang besar menjadikan kelompok menengah ini hilang dari eredaran.
selain itu teknologi juga ikut andil dalam menumbuhkan kelompok tertentu atau menurunkan kelompok tertentu.
maka dari itu saya memberikan pesan, dijaman saat ini bukan yang terkuat yang bisa bertahan akan tetapi yang mampu beradaptasi.