Saya sadar memang benar dan fakta bahwa kekayaan maupun kemiskinan mempengaruhi pola fikir, tindakan maupun perbuatan, hal ini akan saya jabarkan sebagai berikut;
Mindset atau polafikir Miskin atau sedikit uang akan berefek pada fikiran yang tidak tenang serta jernih, hal ini karena ketakutan akan masa depan yang gelap maupun ketakutan hal lain. kita sadar dan sepakat uang memang sangat penting akan perubahan dan perbedaan ini.
sedangkan mindset kaya mereka akan lebih tenang secara fikiran, berpengaruh kepada sikap dan tindakan positif yang mengarah kepada keputusan yang lebih menguntungkan dan lebih produktif.
apabila kita masih dalam tahap miskin maupun peralihan miskin kekaya mungkin memunculkan pola fikir yang berbeda pula, hal ini saya rasakan dan sedang saya jalani.
dulu era Sby saat saya memiliki sawit dan karet serta harganya bagus dan kebutuhan masih dibawah pendapatan, pola fikir kaya dan positif sangat berbeda dengan sekarang setelah tidak memiliki sawit dan pendapatan lebih kecil dari besarnya kebutuhan.
era Jokowi adalah waktu yang paling ngenes bagi saya, karena pendapatan dari karet alam dan singkong jauh sekali dari pemasukan, saat itu harga karet perkilo 5000-7000 sedangkan singkong perkilo 400-500, sedangkan harga bensin / pertalite 5000-7000.
keputusan yang dihasilkan akibat tertekan tentu sangat berbeda dengan saat tenang, ketenangan batin dan fikiran dipengaruhi oleh uang. semakin sedikit uang pasti panik semakin banyak aman dan tenang.
saat ini petani singkong sedang bangkit dari kubur, karena lonjakan harga yang fantastis, dari harga 800/kg saat ini mencapai 2000-2500/kg.
sekarang mulai hari ini banyak petani singkong yang panen dan langsung membeli mobil walau bekas. seperti tetangga sebelah panen 2 ha dapat 50-60 juta/ musim.
era prawobo memang memfokuskan kerakyat menengah bawah, pengentasan kemiskinan dan gizi untuk kedepannya lebih baik, karena pemilik masa depan masih berkisar antara Sd- Kuliah.
semoga kesejahteraan menjadi milik rakyat indonesia sesuai amanat pancasila dan UUD 1945 yaitu mensejahterakan kehidupan bangsa termasuk semua rakyat indo bisa menikmati kemerdekaan.
tidak banyak yang bisa saya tulis karena waktu yang mendesak, karena saat transisi ini merupakan saat penting untuk menentukan masa depan yang berkualitas atau tidak.
walaubelum keluar sepenuhnya dari kemiskinan saya akan terus berjuang untuk meraihnya dengan segala kemampuan, sumberdaya dan waktu yang tersedia.
semoga bermanfaat, salah sejahtera dan makmur untuk pembaca semuanya.