jika saya bandingkan menurut kacamata pribadi sebagai orang awam, maka bisa saya simpulkan bahwa indonesia kini tidak lebih baik-maju banding dengan masa lampau era 1980 an.
secara teknologi mungkin lebih maju, tetapi majunya teknologi kita hanya sebagai followers, kita tidak otentik original dan bias dari DNA keindonesiaan.
Berbenah
Indonesia tidak kekurangan suatu apapun, Sumber daya alam, sumberdaya manusia, keragaman budaya, kepulauan, hanya semakin luntur kemandirian dan kemerdekaan.
eksploitasi Sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang berlebihan serta tidak membawa perubahan signifikan bagi masyarakat bawah adalah ketololan.
kita ini merdeka bukan pemberian asing, perjuangan , persatuan, keberagaman, tekad dan tujuan serta cita-cita yang luhur adalah kekuatan.
jangan sampai menjadi bangsa yang kehilangan identitas, mengekor kepada asing dengan keuntungan sedikit bagi oligarki.
Kemandirian
kita harus belajar dari sejarah, bekerja keras saat ini dan membangun masa depan yang lebih baik.
mulai dari era ir Sukarno hingga prabowo harus punya tujuan yang terpenting, yaitu kemakmran rakyat semuanya tanpa terkecuali baru akan membawa indonesia emas.
setiap pemimpin memiliki kekurangan dan kelebihan, perbedaan harusnya sebagai kekuatan.
Maju atau terbelakang
momen kritis adalah saat ini, karena akan membawa kedepan seperti apa indonesia.
sejarah merupakan fondasi untuk menuju masa depan suram atau gemilang, dan indikator untuk mencapai itu adalah kondisi rakyatnya.
kesenjangan saat ini terlalu jauh, hal ini perlu penyeselesaian dengan cepat, rapi dan baik.