Duet jokowi dan prabowo dan dampaknya untukku

malam ini mau nulis ngelantur tentang transisi kepemimpinan nasional saat itu dari pak sby ke jokowi dan lanjut prabowo hingga sekarang.

 

saat dulu jaman sby ekonomi bagus, hal yang serupa kurasakan saat kuliah ya bisa terbilang lancar, walau ada kendala tapi tidak sepengap saat ini dan saat 2 periode jokowi.

ini adalah keluh kesahku dan rasa yang kurasakan selama ini, saat setelah lulus kuliah hingga saat ini/ sekarang.

sudah 10 tahun lebih setelah lulus kuliah, dan keadaan masih biasa-biasa saja, menurutku tidak ada kemajuan yang signifikan seperti jalan ditempat bahkan mundur.

 

mungkin aku sedang kalut atau gundah, tapi penilaianku periode jokowi dan setelahnya membuatku seperti tertekan, sulit bergerak walau bukan arti yang sesungguhnya.

 

ekonomi terasa sulit, entah dimana yang salah, atau memang hal ini memang merupakan rencana besar agar tidak ada yang berani berteriak dan menentang kekuasaan.

padahal aku telah bekerja sangat keras, dari pagi hingga sore lalu lanjut pada malam hari tetapi yang kurasakan semakin lama semakin tertekan.

berbeda dengan saat sby masih menjabat, walau banyak kemiskinan tapi masyarakat menengah tumbuh, berbanding terbalik dengan saat ini, rejim sekarang.

tekanan ekonomi akibat kebutuhan yang terus melonjak, lapangan kerja bagi lulusan perti sangat sulit dengan persaingan sangat ketat, belum lagi yang belum menikah dan sesudah menikah tidak mampu beli rumah dll.

negara telah meninggalkan rakyatnya, peran negara selalu absen ditengah masyarakat yang haus akan uluran tangan untuk hidup yang layak.

mungkin aku terlambat untuk jujur, atau takut akan kekuasaan, akankah kedepan semakin kacau atau akan adanya fajar pagi yang cerah untuk generasi muda dengan jaman yang penuh ketidak pastian ini.

 

ah mungkin ini hanya kegalauanku saja, tapi aku memang kurang suka dengan figur jokowi dan prabowo, mungkin ini prasangkaku saja atau kebijakan mereka yang belum pas.

ya sudahlah.

Tinggalkan komentar